LSP P1 SMKN 6 Batam

BNSP Nilai Kelayakan LSP-P1, Dua Jurusan Keahlian Diterapkan di SMKN 6 Batam

Batam – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melakukan penilaian (full assessment) kelayakan pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) yang akan diterapkan di SMKN 6 Batam.

Untuk full assessment tersebut, BSNP telah menurunkan 2 Asesornya, yakni Sanromo dan Wulan Dhani yang memverifikasi segala berkas dan kesiapan pendirian LSP-PI di sekolah kejuruan tersebut, Jumat (8/1).

Menurut Waka Humas dan merupakan Ketua Tim LSP-P1 SMKN 6 Batam, Andrew Marxiano Madellu SPd, untuk sementara pendirian LSP-P1 ini hanya dikhususkan bagi dua jurusan keahlian diterapkan di SMKN 6 Batam, yakni Teknik Permesinan dan Teknik Kendaraan Ringan.

Namun demikian untuk kedepannya ditargetkan kesemua jurusan keahlian diterapkan di SMKN 6 Batam memiliki skema LSP-PI.

“Jadi saat ini hanya dua jurusan saja kita terapkan berupa LSP-PI yang cakupannya untuk mensertifikasi keahlian para lulusan di intern SMK kita. Targetnya kedepannya semua jurusan keahlian memilki LSP-P1,” ujar Andrew disela-sela persiapan assessment LSP-PI, Jumat (8/1).

Dijelaskannya, mendirikan LSP-PI ini tidak mudah tentunya sekolah harus memiliki segala instrumen/persyaratan yang dibutuhkan, termasuk tenaga asesor minimal dua orang setiap jurusan keahlian yang bersertifikasi BSNP. Dan kebetulan di SMKN 6 telah memiliki dua tenaga asesor disetiap jurusannya.

“Jadi intinya mendirkan LSP-PI itu tidak mudah, sekolah harus benar-benar memenuhi segala persyaratan ditetapkan pihak BNSP. Dan kami telah coba mrnyusun semua persyaratan dibutuhkan itu, dan Jumat (8/1) Tim Asesor BSNP telah menjadwalkan SMKN 6 Batam dilakukan assessment penuh. Tujuannya untuk memastikan dokumen-dokumen disyaratkan LSP-PI sudah sesuai,” katanya.

Kendati demikian LSP-PI SMKN 6 Batam tidak semerta-merta melakukan sertifikasi, namun terlebih dahulu Tim BSNP akan melakukan Witness (uji coba kepada siswa) untuk melihat prosedur atau temuan kesalahan-kesalahan saat menjalankan sertifikasi terhadap siswa.

Tim LSP-PI SMKN 6 Batam diketuai Andrew Marxiano Madellu SPd sedang mempersiapkan dokumen LSP-PI untuk dilakukan penilaian/full assessment pihak BNSP. (Foto: gokepri/men)
Tim LSP-PI SMKN 6 Batam diketuai Andrew Marxiano Madellu SPd sedang mempersiapkan dokumen LSP-PI untuk dilakukan penilaian/full assessment pihak BNSP. (Foto: gokepri/men)

Bila secara prosedur sudah benar, maka baru dikeluarkan sertifikat lisensi, selanjutnya LSP-PI SMKN 6 Batam bisa menggelar sertifikasi keahlian pada skill siswa.

“Apabila Witness telah selesai, maka dua atau tiga bulan kedepan LSP-PI SMKN 6 Batam sudah bisa menggelar sertifikasi. Kita harapkan lulusan SMKN 6 Batam tahun 2021 ini sudah pada di sertifikasi,” ucapnya.

Ditegaskan Andrew, bahwa sertifikasi ini sangat penting bagi siswa, karena ketika memasuki dunia kerja selain ijazah dibutuhkan industri juga pengakuan kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi.

Dan sertifikasi ini bisa dipertanggungjawabkan, karena untuk mendapatkan sertifikasi ini siswa telah melakukan tahapan uji kompetensi yang dilakukan oleh tim asesor dari LSP-P1.

“Sertifikasi ini sebagai pembuktian bahwa lulusan ini memiliki skill terampil dan berkualitas yang telah teruji pihak BNSP secara nasional. Jadi keahliannya tidak diragukan lagi,” kata Andrew. seraya mengatakan, bahwa pembentukan LSP ini merupakan upaya penguatan pendidikan vokasi dan salah satu wujud implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.

Dari itu kehadiran LSP mutlak adanya untuk menghasilkan lulusan yang terampil dan berkualitas serta berdayaguna. *Sumbe

Admin

Akun dikelola oleh Tim Dokumentasi SMK

Temukan Kami

Artikel Lainnya

Tenaga Pendidik